6 July 2020

Menyertakan pendekatan peka gender ke dalam penilaian Nilai Konservasi Tinggi

Menyertakan pendekatan peka gender ke dalam penilaian Nilai Konservasi Tinggi

Proforest melaksanakan kajian Nilai Konservasi Tinggi (NKT) secara berkala, yakni pendekatan yang mendorong perluasan budi daya tanaman yang bertanggung jawab dengan mengidentifikasi nilai tinggi dari sisi biologis, ekologi, sosial, dan budaya. Konsultasi bersama pemangku kepentingan sangat penting dalam proses identifikasi kebutuhan dan nilai budaya masyarakat. Tim kami di Afrika telah berupaya menanamkan metodologi peka gender dalam pekerjaan lapangan. Tim konsultasi pemangku kepentingan terdiri dari laki-laki dan perempuan. Menyadari bahwa perempuan dan laki-laki memiliki perbedaan terkait ketergantungan terhadap sumber daya alam dan pemanfaatan hutan, tim ini pun memisahkan fokus kelompok antara laki-laki dan perempuan, dan pengguna hutan tertentu seperti pemburu dan pengumpul Hasil Hutan Bukan Kayu. Pendekatan ini juga mempertimbangkan kesulitan yang terkadang dialami perempuan dalam menyampaikan pendapatnya secara bebas di hadapan laki-laki, terutama jika pendapat ini bertentangan dengan para laki-laki yang bersangkutan. Hasilnya, tim ini sangat yakin bahwa pemanfaatan sumber daya hutan oleh perempuan dan laki-laki dipertimbangkan dalam rekomendasi pengelolaan NKT. 

Categories: Afrika

You are currently offline. Some pages or content may fail to load.