14 January 2021

Mendukung petani dalam melindungi keanekaragaman hayati pada saat mendirikan kebun baru

Mendukung petani dalam melindungi keanekaragaman hayati pada saat mendirikan kebun baru

Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) belum lama ini menyusun standar petani swadaya yang baru agar lebih mudah diakses oleh para petani swadaya, sehingga keikutsertaan petani dalam sertifikasi dapat meningkat dan pada akhirnya memperbaiki mata pencaharian mereka. Kendala yang dihadapi para petani swadaya sebelumnya terletak pada kerumitan dan mahalnya kajian NKT yang berada di luar kemampuan sebagian besar petani swadaya ini. Guna mengatasi hal ini, RSPO menunjuk Proforest, dengan dukungan dari Daemeter, HCV Resource Network, dan WRI, serta  konsultasi dengan gugus tugas anggota RSPO untuk mengembangkan alat kajian NKT yang lebih mudah bagi para petani swadaya. Langkah ini memungkinkan petani swadaya mendirikan kebun baru di lokasi yang tepat sehingga keanekaragaman hayati dan ekosistem penting dapat dilindungi. 

Alat ini melibatkan penggunaan aplikasi seluler (dikembangkan oleh pengembang Malaysia, Alphapod) yang dapat digunakan secara offline oleh manajer kelompok atau mengarahkan petani untuk:

Petakan batas pertanian yang mereka rencanakan,
Melihat peta probabilitas NKT 1-3, yang disiapkan oleh Proforest dan Daemeter, untuk menunjukkan kemungkinan NKT yang ada di lahan, dan
Kumpulkan data lapangan sederhana melalui survei sederhana dan dengan mengambil foto.
Setelah menyelesaikan survei lapangan, manajer grup mengunggah survei dan mampu menghasilkan laporan otomatis dengan peta dan rekomendasi manajemen yang dapat mereka gunakan untuk memenuhi persyaratan RSPO

You are currently offline. Some pages or content may fail to load.